Tulisan Jalan

Hidupku untuk mengharumkan nama-MU Jangan bersukcita ketika engkau berhasil dalam pelayanan, tetapi bersukcitalah karena namamu tercatat di Surga

Kau istimewa. Di seluruh dunia, tidak ada orang yang sepertimu. Sejak bumi diciptakan tidak ada orang lain yang sepertimu. Tidak ada orang lain yang memiliki senyummu, tidak ada yang memiliki matamu, hidungmu, rambutmu, tanganmu, suaramu. Kau istimewa. Tidak ada orang lain yang memiliki tulisan yang sama denganmu. Tidak ada orang lain yang memiliki selera akan makanan, pakaian, musik, atau seni sepertimu. Tidak ada orang lain yang memiliki cara pandang sepertimu. Sepanjang masa tidak ada orang lain yang tertawa sepertimu, tidak ada yang menangis sepertimu. Kaulah satu di antara seluruh ciptaan yang memiliki kemampuan seperti yang kau miliki. sampai selamanya, tidak akan ada orang yang akan pernah melihat, berbicara, berjalan, berpikir, atau bertindak seperti dirimu. Kau istimewa...kau langka. Tuhan telah menjadikanmu istimewa dengan satu tujuan yaitu MEMULIAKAN DIA

Search This Blog

Loading...

Saturday, November 14, 2015

Orang yang berbahagia

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***


Maz 1:1-3
Dlm ktb maz daud menulis pengalamn hidupnya dng Tuhan.
2 keadaan msnusi: benar dan fasik

Org berbahagia harus melewati ayat 1-2.  Ayat 3 hasil dari ayat 1-2.
Apa sj yg dibuatnya untung. Pesan daud kepada salomo 1 raja2 2:1-3. Taat patuh awal dari pd setia, langkah pertama.

Setia...bisa memulai dan bisa mengakhiri. Hidup menurut jln yg ditunjukkanNya: dng tetap mengikuti segala ketetapan, perintah peraturan, ketentuannya.

Kel 18:15-16...bngsa israel datang kpd musa untk meminta petunjuk Allah spy selalu berhasil dan beruntung.

Ayat 1: org kristen yg sejati dpt dilihat dari apa yg mereka tdk lakukan..org kristen yg tdk melakukan nasehat org fasik... Rela berbeda dng org fasik. Tempat Yang tdk mereka kunjungi...yg tdk berdiri di jalan org berdosa. Harus lihat bobot apakah kita membawa mereka berubah atau kita yg dirubah. Orang kristen harus jadi model.

Tiga kata kerja:Berjalan, berdiri, duduk. Tdk memasuki kumpulan pencemooh, org2 yg tdk disukai Allah (amsal 21:24). Org yg kurang ajar, sombong.

Maz 1:3: kesukaannya ialah taurat Tuhan, merenungkan taurat itu siang dan malam. Hidupnya dibangun diatas firman dan dalam lingkungan firman.
Yoh 15:2...yg diberkati semakin diberkati.
Maz1:3....yoh 15:4
Maz 1:3 ...Air gambaran firman...
Yoh 15:6...tdk mau tinggal dlm firman, dipotong, di campakkan kedlm api.

Logos...hanya pengetahuan...
Rema...firman dlm bentuk roti hidup/taruh dlm hati.

Yesus menjawab setan....logos.

Yoh 15:7... FirmsnKu=ajaranKu.

Yoh 15:8....muridku...matetes...membiasakan diri dng yesus...ujung2nya sama seperti Yesus.

Kurenungkan firmanmu siang dan mlm...apa benar?

Shared from Handy Diary

Baca Terusannya »»  

Saturday, October 31, 2015

Handy Diary - 2015-10-31

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***

Tugas timotius dlm menghadapi pengajaran sesat... 1 Tim 4:1-16

Paulus mengingatkan bahwa akan ada yg murtat dan mengikuti roh2 penyasat.

Mandat untuk Timotiua (ayt 11): beritakanlah dan ajarkanlah semua itu.
Tugas timotius:
1. Mengingatkan: pokok iman kita dan ajaran sehat. Sprti apa?
* soal makanan, tahayul, dongeng nenek2 tua.
* latilah dirimu beribadah.
* ibadah mengandung janji...jika melakukan firman...seperti ombak...cari ayat...
* di dlm janji ada pengharapan...kita janji orang mengharapkan.

Persoalannya:
* yg dihadapi jemaat
* pengajar2 sesat
* Timotius masih muda

Orang/jemaat tdk akan menganggap engkau rendah walaupun kau masih muda jika:
* engkau harus jadi teladan: perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, kesucian.
* bertekun dlm membaca Alkitab sebagai dasar dlm membangun dan mengajar.
* jng lalai dlm mempergunakan karunia.

Perhatikanlah semuanya (ay 12-14) dan Hiduplah didlmnya supaya ada kemajuan dan di lihat orang...hasilnya orng/jemaat akan menghormati walaupun engkau muda.

Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu.
Tidak hanya perhatikan tetapi bertekun dlm semuanya..
Tujuannya: untuk menyelaamatkan dirimu dan semua orang yng mendengar kita

Shared from Handy Diary

Baca Terusannya »»  

Thursday, October 22, 2015

Handy Diary - 2015-10-22

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***

MENIKMATI BELAS KASIHAN TUHAN YESUS
Markus 8:1-10
Yesus memberi makan 4000 orang.
Dlm perikop ini dikatakan hati Yesus tergerak oleh belas kasihan melihat orang banyak yg mengikutinya. Apa yang membuat hati Yesus tergerak oleh belas kasihan?
1. Karena mereka tidak mempunyai makanan. Makanan berbicara tentang kebutuhan hidup, manusia butuh makanan untuk tubuh jasmani supaya kuat, dan manusia rohani butuh firman sebagai makanan untuk tetap hidup.
2. Orang banyak itu sudah 3 hari mengikut Yesus. Berbicara tentang totalitas, mereka tetap setia mengikut Yesus, tidak setengah hati, ada kesungguhan, punya komitmen dlm mengikut Yesus. Dlm mengiring Yesus kita jg harus demikian.
3. Mereka datang dari jauh. Hal ini berbicara kerelaan berkorban dalam mengikut Yesus. Berkorban waktu, tenaga, perasaan, dana, dlsb.

Hal ini blm dipahami oleh murid Tuhan Yesus saat itu. Ketika Tuhan Yesus menyuruh untuk memberi makan kepada orang banyak itu, apa tanggapan murid2? Bagaimana membuat orang kenyang ditempat yang sunyi ini? Para murid ini sdh sekian lama mengikut dan melihat mujizat yg Yesus lakukan tetapi mereka blm memahami juga kuasa Yesus yg dasyat itu.

Sering kali orang dekat/bergaul dng Yesus punya pikiran yg bertolak belakang dng keinginan Yesus. Bagaimana dng hidup kita?
Apa yg terjadi jika hati Yesus tergerak oleh belas kasihan?

Apa kita juga rindu menikmati belas kasihan Tuhan Yesus? Mulailah menikmati persekutuan dng Dia melalui firmanNya. Miliki totalitas/komitmen dlm mengikut Yesus dan miliki sikap hati yg rela berkorban untuk Yesus. Selamat menikmati belas kasihan Tuhan Yesus..



Shared from Handy Diary

Baca Terusannya »»  

Wednesday, October 21, 2015

Handy Diary - 2015-10-21

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***

Hikmat Allah VS Hikmat Dunia (Yakobus 3:13-18)
Orang yang bijak dan berbudi dpt di lihat dari cara hidupnya yang dinyatakan dlm perbuatan. Ia memiliki hikmat yaang berasal dri Tuhan yg lahir dari kelemahlembutan. Dlm hidupnya tidak ada iri hati dan mementingkan diri sendiri, tdk ada dusta tetapi hidupnya dipenuhi oleh kebenaran. Hidupnya dipimpin oleh hikmat yang berasal dari Tuhan, akan menghasilkan sesuatu  yg murni, pendamai, penuh belas kasihan, buah2 yang baik, tidak memihak dan tiak munafik.

Sebaliknya hidup yang dipimpin oleh hikmat dunia akan mnghasilkan iri hati dana mementingkan diri sendiri yg akan menghasilkan kekacauan dan segala macam perbuatan kahat.



Shared from Handy Diary

Baca Terusannya »»  

Try Handy Diary for Android!

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***

I'm using Handy Diary for Android and I recommend it!

Click here: http://play.google.com/store/apps/details?id=com.aiguo.handydiary

Baca Terusannya »»  

Handy Diary - 2015-10-18

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***


---------- Pesan yang diteruskan ----------
Dari: Adrianus Pasasa <adrianuspasasa@gmail.com>
Tgl: Minggu, 18 Oktober 2015
Subjek: Handy Diary - 2015-10-18
Kpd: adrianuspasasa@gmail.com


Yoh 3:1-7. Nikodemus seorang pemimpin agama dan anggota sanherin apa yg kurang?
Semua dia miliki kecuali kerajaan Allah.

Setan jg menawarkan surga...ibadah keluar merokok. Kerajaan Allah roma 14:17..bukanlah soal makan dan minum tetapi kebanaran damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

1 kor 4:20...kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan tetapi dari kuasa. Kita punya kuasa dari Tuhan untuk mengusir hal2 jahat dlm hidup kita.

Org percaya hrs bertumbuh hingga mendptkn kebenaran shg memiliki kuasa. Tdk akan ada kuasa klu masih hidup dlm kedagingan. Apa yg dilahirkan dr daging adalah daging. Tetapi apa yg dilahirkan dari roh adah roh. Yoh 3:6

Lahir baru....allah memberikan sesuatu yg baru dlm roh kita. Yehz 36:26-28....hidup dlm kelimpahan

Jiwa...kehendak. Tubuh, jiwa, Roh. Air..firman roh...roh kudus.

Gal 5:21...masih hidup dlm kedagingan tdk akan mendapat t4 dlm kerajaan Allah. Hidup dlm roh akan menghasilkan buah roh..berbicara ttg kerajaan Allah.

Shared from Handy Diary
Baca Terusannya »»  

Tuesday, September 29, 2015

“TERGIUR” WARNA MERAH

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Tergiur dalam kamus bahasa Indonesia diartikan tergiur hatinya. Kisah
ini terjadi di salah satu kampus teologi, dimana ada seorang mahasiswi
yang jatuh dari atap gara-gara tergiur merahnya buah rambutan. Dengan
gayanya dia berjalan bagaikan putri yang sedang berjalan di atas
panggung, namun tanpa dia sadari dia sedang berjalan di atas atab yang
rapuh. Al hasil, rambutan belum sempat dinikmati, badan sudah terjun
bebas dari atap. Kisah ini pun pernah dialami oleh manusia di taman
Eden, hanya beda tempat dan situasi saja, saat itu Hawa berjalan-jalan
di dalam taman dan hatinya tergiur oleh buah yang ada di taman itu,
sayang buah itu buah yang dilarang oleh Allah untuk disentuh, apalagi
di makan.

Terkadang hidup kita juga demikian kita senang melanggar rambu-rambu
yang sudah ditetapkan, tanpa kita sadari akibat pelanggaran itu kita
sedang dalam bahaya maut.
Firman Tuhan di dalam Markus 14:38, "Berjaga-jagalah dan berdoalah,
supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut,
tetapi daging lemah." Keinginan daginglah yang selalu membawa manusia
untuk jatuh. Berjaga-jaga dan berdoa harus menjadi gaya hidup supaya
kita tidak terjerumus dalam keinginan daging. Iblis tidak pernah diam
untuk terus merongrong kedagingan kita, "Sadarlah dan berjaga-jagalah!
Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang
mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya" (1 Pertus 5:8).
Baca Terusannya »»  

Keadaan Manusia Akhir Zaman

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Coba kita renungkan apa yang dikatakan Alkitab ttg keadaan manusia akhir zaman:
1. Hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
2. Manusia akan mencintai dirinya sendiri.
3. Manusia akan menjadi hamba uang.
4. Manusia akan membual dan menyombongkan diri.
5. Manusia akan menjadi pemfitnah.
6. Manusia akan berontak terhadap orang tua.
7. Manusia tdk tau berterima kasih.
8. Manusia tdk peduli pada agama.
9. Manusia tdk tau mengasihi.
10. Manusia tdk mau berdamai.
11. Manusia suka menjelekkan orang lain.
12. Manusia tdk dpt mengekang diri.
13. Manusia garang dan tidak suka yang baik.
14. Manusia suka menghianat.
15. Manusia tdk berpikir panjang.
16. Manusia berlagak tau.
17. Manusia lebih menuruti hawa nafsu drpada perintah Tuhan.
18.secara lahiriah beribadah tetapi memungkiri kekuatan Tuhan.
Baca Terusannya »»  

Rahasia Bahagia

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Mazmur 112:1-10

Orang yang dikatakan berbahagia adalah orang yang takut akan Tuhan dan sangat suka kepada segala perintah Tuhan. Orang yg seperti ini selain menikmati kebahagiaan ia juga akan:
- milihat anak cucunya/keturunannya diberkati.
- harta dan kekayaan ada dlm rumah tangganya.
- kebajikannya tetap menjadi miliknya untuk selamanya...

Jadi pernah mengukur kebahagiaan karena banyak harta, kehebatan, kepintaran...dll. Kebahagiaan seperti ini hanya bersifat semu, kebahagiaan sesunggunya hanya dapat diperoleh dlm satu pribadi yang luar biasa YESUS KRISTUS namanya. Mau yang semu atau yg kekal...pilihan ada pada anda...
Baca Terusannya »»  

Mencegah Perpecahan

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Filipi4:2-9
Perpecahan dapat terjadi karena tidak ada rasa sehati sepikir. Paulus menasehatkan Eoudia dan Sintike supaya sehati dan sepikir dlm Tuhan. Bahkan Paulus meminta temannya Sunsugos untuk menolong Eoudia dan Sintike.

Kunci untuk sehati sepikir dlm Tuhan:
- bersukacita senantiasa dlm Tuhan.
- hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang.
- jangan kuatir ttg apapun juga, tetapi menyatakan segala keinginan kepada Allah dlm doa dan permohonan.
- tetap/selalu mengucap syukur.

Jika ini dpt diterapkan dlm kehidupan kita, maka damai sejahtera Allah yg melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dlm Kristus YESUS.
Baca Terusannya »»  

Tuesday, January 28, 2014

JATUH PADA TEMPAT YANG SAMA

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Beberapa waktu lalu saya bersama rekan mengikuti seminar yang
diselengggarakan oleh salah satu penerbit dan toko buku Kristen di
kota Bandung. Kami berangkat agak pagi dari kampus karena takut
terjebak macet, namun macet yang kami hindari justru lebih dari yang
kami bayangkan. Perjalanan Palalangon-Bandung yang seharusnya ditempus
selama 1 jam, menjadi 4 jam. Penyebabnya ternyata ada kecelakaan
akibatnya terjadi macet yang berkepanjangan. Setelah mobil yang kami
tumpangi dekat dengan tempat kejadian barulah terlihat jelas apa yang
terjadi, ada kecelakaan tunggal, di mana mobil pengangkut sampah
terbalik di salah satu tikungan jalan. Syukurlah setelah melewati
tempat kejadian, perjalanan kami menjadi lancar kembali, walaupun
terlambat sampai di tempat seminar. Kurang lebih 2 jam kami mengikuti
seminar, kami memutuskan untuk melakukan perjalanan kembali ke
Palalangon. Setelah keluar gerbang Tol Padalarang, ternyata kejadian
yang tadi pagi kami alami, terjadi lagi yaitu macet yang
berkepanjangan. Dalam hati kami bertanya, apa lagi yang terjadi!
Setelah bertanya kepada orang yang lalu lalang berjualan diantara
deretan kendaraan yang terjebak macet, kami memperoleh jawaban, yaitu
kejadian yang sama terjadi lagi di tempat yang sama. Mobil pengangkut
sampah terbalik lagi di tempat yang sama.

Kejadian di atas menjadi gambaran dalam kehidupan kita sehari-hari.
Seringkali kita juga terjebak dan terjatuh di tempat yang sama. Tanpa
sadar kita melakukan kesalahan-kesalahan yang pernah membuat kita
jatuh. Kita tidak mau belajar dari kejadian-kejadian yang membawa
dampak buruk dalam perjalanan kehidupan kita, akibatnya yang kita
jumpai dalam kehidupan ini adalah kegagalan dan kegagalan. Supaya
tidak jatuh pada kesalahan-kesalahan yang sama, marilah kita belajar
dari Sang guru Agung kita Yesus Kristus. Dia mengatakan: "Pikullah kuk
yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan
rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan" (Matius 11:29). Yesus
mengatakan belajarlah padaKu! Pertanyaannya, bagaimana cara belajar?
Jangan kuatir, syaratnya sederhana "apakah kita mau belajar", Dia yang
lemah lembut dan rendah hati selalu siap untuk mengajar kita.
Bagaimana, apakah sudah siap untuk belajar! Jika sudah, siapkah
waktumu untuk berjumpa secara pribadi dengan Yesus melalui doa, kenal
Dia lebih jauh melalui FirmaNya yang tertulis di Alkitab (baca
Alkitab), berikan waktumu untuk berbincang-bincang dengan Dia
(renungkan firmanNya), apa yang Dia mau ajarakan di dalam setiap
pertemuan (lakukan apa yang diperintahkan). Hasil dari pembelajaran
adalah jiwa yang tenang, bukan jiwa yang gelisah karena dikejar-kejar
rasa bersalah. By: Adrianus Pasasa
Baca Terusannya »»  

Thursday, January 23, 2014

MANUSIA VS ALAM

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Beberapa hari ini cuaca di hapir seluruh Indonesia kurang bersahabat.
Hujan di mana-mana telah mendatangkan bercana yang tidak hanya
mennyebabkan kerugian materi, tetapi juga merenggut nyawa manusia.
Jika kita mendengar syair lagu dari Ebit yang mengatakan, mungkin alam
ini sudah mulai bosan bersahabat dengan manusia". Melihat apa yang
terjadi sekarang ini, bencana-di mana-mana (banjir, tanah longsor,
gunung meletus, banjir bandang, dan bencana alam lainnya), mungkin
kita akan berkata syair itu tergenapi. Mengapa alam begitu tidak
bersahabat lagi dengan manusia, apakah alam yang salah yang memberikan
bencana bertubi-tubi kepada manusia, atau sebaliknya manusia yang
telah merusak persahabatan dengan alam! Alam rusak karena keserakahan
manusia, mau menaklukkan alam! Sungguh ironis, hubungan yang dulunya
harmonis kini rusak akibat kesombongan dan keserakahan manusia.

Kesombongan dan keserakahan manusia bermula dari kejatuhannya dalam
dosa. Kejatuhan manusia dalam dosa tidak hanya merusak hubungan dengan
penciptanya (Allah), tetapi juga merusak hubungan dengan sesamanya dan
lingkungannya. Manusia yang telah jatuh dalam dosa memiliki
kecenderungan untuk berbuat yang jahat, diantaranya merusak alam ini.
Jadi bencana yang manusia alami selama ini, adalah akibat dari ulah
mereka sendiri. Mari kita belajar untuk menghargai alam ini, alam yang
indah ini seharusnya mendatangkan kesukaan bagi manusia, tetapi
kenyataan yang terjadi malah sebaliknya yaitu penderitaan. Langkah
pertama yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki dan menjaga
hubungan harmonisasi dengan Allah Sang pencipta alam semesta ini.
Hubungan yang baik dengan Allah, dengan sendirinya akan memperbaiki
hubungan kita dengan sesama dan alam ciptaanNya. Hubungan yang tidak
harmonis dengan Allah, akan berdampak pada sifat manusia yang
cenderung serakah dan melakukan yang bertentangan dengan Allah. By:
Adrianus Pasasa (21/1/2014)
Baca Terusannya »»  

Tuesday, January 21, 2014

MENCARI PEMIMPIN YANG IDEAL

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Keluaran 17:8-16
Oleh: Adrianus Pasasa, M.A

Banyak orang mengatakan bahwa tahun 2014 adalah tahun politik, tahun
di mana bangsa Indonesia mengadakan perhelatan besar yaitu pesta
demokrasi untuk memiliki pemimpin-pemimpin yang akan memimpin bangsa
ini lima tahun ke depan. Banyak calon yang bermunculan baik yang
dicalonkan maupun yang mencalonkan diri mereka sendiri. Iklan bakal
calon banyak bermunculan, baik lewat spanduk yang dipasang di
jalan-jalan, lewat berbagai media, baik media cetak, elektronik,
maupun internet. Semuanya memberikan janji-janji perubahan kearah yang
lebih baik.

Jika kita menyimak berita yang dimuat maupun yang ditayangkan berbagai
media akhir-akhir ini, banyak yang bernada negative melihat kondisi
bangsa ini. Seakan-akan bangsa ini kehilangan pengharapan lagi untuk
bangkit dari keterpurukannya. Bilveer Singh, professor politik dan
pengamat Indonesia dari departemen Ilmu Politik Universitas Nasional
Singapura (UNS) dalam wawancara dengan Kompas (Selasa, 14/1),
mengatakan bahwa komptesiti politik yang sangat besar dan hirup pikuk
politik itu bagus. Namun apakah semuanya itu akan berujung pada
perubahan positif di Indonesia? Singh juga ragu apakah Indinesia akan
menemukan sistim politik yang paling tepat dalam waktu dekat, karena
terlalu banyak pemangku kepentingan di Indonesia yang picik dan
berpikir jangka pendek. Selanjutnya Singh mengatakan meskipun ada 100
Jokowi muncul, perubahan akan tetap sulit dilakukan. Menurut Singh,
untuk menyembuhkan bangsa ini sudah tidak bisa lagi menggunakan jamu,
tetapi harus melakukan operasi bedah yang agresif untuk menyembuhkan
Indonesia (Kompas, Jumat 17 Januari, 2014:4).

Begitu parahnyakah keadaan Indonesia, sehingga Negara ini terus
dipandang sebagai Negara dunia ketiga karena kelemahannya? Dimana
letak penyakitnya sehingga bangsa ini dalam keadaan kronis? Pemimpin
ideal semacam apa yang dapat membawa bangsa ini mengalami kesembuhan?
Kalau kita kembali menyimak model kepemimpinan yang ada di dalam
Alkitab, khususnya dalam Keluaran 17:8-16, di situ kita dapat menyimak
pola yang digunakan Musa sebagai seorang pemimpin di dalam menghadapi
peperangan dengan orang Amalek. Ada tiga hal yang dapat dijadikan
pedoman di dalam mencari pemimpin yang ideal, yaitu:
1. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mampu memimpin bawahanya.
Musa adalah pemimpin yang mampu memimpin bawahannya, hal ini terlihat
ketika Musa memerintahkan Yosua untuk memilih orang-orang yang akan
pergi berperang melawan Amalek. Yosua sebagai bawahan melakukan
seperti apa yang dikatakan oleh Musa pemimpinnya (ayat 10). Hal ini
dapat menjadi cerminan bagi para pemimpin bangsa Indonesia. Kalau kita
melihat kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemimpin bangsa ini,
tidak semuanya dilakukan oleh bawahannya, bahkan banyak
kebijakan-kebijakan yang tidak terlaksana karena apa yang
diperintahkan pemimpin tidak dilaksanakan pada tingkat bawah.
2. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang terjun langsung menangani
persoalan bersama bawahannya. Musa sebagai seorang pemimpin tidak
hanya main perintah, tetapi Musa terjun langsung dan terlibat di dalam
peperangan yang sedang dihadapi bawahannya. Dikatakan Musa berdiri di
puncak bukit dengan memegang tongkat Allah di tangannya, apabila Musa
mengangkat tangannya maka kuatlah Israel, apabila, Ia menurunkan
tangannya maka lebih kuatlah Amalek. Hal ini sudah dicontohkan oleh
pimpinan DKI Jakarta, Jokowi yang melakukan "blusukan" untuk melihat
langsung kondisi masyarakat yang dipimpinnya. Jika hal ini dilakukan
oleh semua pemimpin bangsa ini, mulai dari tingkat Presiden sampai ke
tingkat paling bawah RT, maka niscaya bangsa ini akan sembuh dari
penyakitnya.
3. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mau bekerjasama dan
berbagi dengan bawahannya. Dalam ayat 12 dikatakan: "maka penatlah
tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkan
dibawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua
belah tangannya, seseorang di sisi yang stu dan seseorang di sisi yang
lainnya, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam".
Seorang pemimpin bukanlah "supermen" yang mampu melakukan segalanya,
seorang pemimpin juga punya kelemahan dan keterbatasan, oleh karena
itu ia membutuhkan topangan dari orang lain. Sebagai seorang pemimpin,
Musa juga punya batas kekuatan, ketika ia mengalami kelemahan ia
membutuhkan topang dari Harun dan Hur. Pemimpin yang merasa mampu
melakukan segala sesuatu tanpa topangan orang lain, bukanlah tipe
pemimpin yang ideal. Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang
menyadari bahwa dirinya punya keterbatasan, dan ia membutuhkan
topangan orang lain. Apa yang terjadi di Indonesia saat ini adalah
banyak pemimpin yang merasa mampu melakukan segala sesuatu, mereka
mengerjakan yang tidak berdasarkan kemampuannya, hasilnya? banyak juga
yang mampu bekerja sama, menopang satu dengan yang lain, tetapi dengan
tujuan yang negative, misalnya bekerjasama merusak bangsa ini melalui
tindakan korupsi berjemaah.

Jika ketiga hal di atas ada dalam diri pemimpin bangsa ini, maka
bangsa ini akan perlahan-lahan mengalami kesembuhan dan mengalahkan
penyakitnya. Pola kepemimpinan yang diterapkan Musa dalam menghadapai
orang Amalek membuahkan hasil yaitu mereka mampu mengalahkan orang
Amalek (ayat 10). Bangsa Indonesia butuh pemimpin yang memiliki ketiga
hal ini. Doakan supaya pemimpin-pemimpin yang terpilih nanti adalah
pemimpin yang memiliki hati yang takut akan Tuhan, karena ketiga hal
ini akan tercermin di dalam diri pemimpin yang takut akan Tuhan,
pemimpin seperti inilah yang mampu membawa perubahan. Semoga tulisan
singkat ini dapat menjadi inspirasi bagi kita di dalam menentukan
pilihan di dalam pesta demokrasi tahun ini. Amin
Baca Terusannya »»  

Thursday, December 19, 2013

Mengapa Gus Dur dekat dengan Yahudi

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***

Mengapa Gus Dur dekat dengan Yahudi

Reporter : Mohamad Taufik | Senin, 16 Desember 2013 03:00

 

http://www.merdeka.com/peristiwa/mengapa-gus-dur-dekat-dengan-yahudi.html

 

Mengapa Gus Dur dekat dengan Yahudi

Gus Dur. ©Reuters

Merdeka.com - Mantan Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dipuji oleh pendukungnya karena sikap toleransi dan semangat memperjuangkan pluralisme yang berintikan pada memaklumi segala perbedaan untuk kebaikan dan kemajuan bersama. Karena sikapnya itu, Gus Dur dicaci dan dihujat oleh sebagian kelompok yang tak sepaham.

Tokoh NU itu pernah dicap sebagai kiai liberal-sekuler, dan dianggap sebagai antek Yahudi karena dekat dengan Israel. Sebelum menjabat sebagai presiden, Gus Dur kerap berkunjung ke Israel. Hal itu dilanjutkan ketika menjabat sebagai presiden. Gus Dur bahkan berencana membuka jalur hubungan diplomatik dengan negeri zionis itu.

Orang bisa berpendapat miring soal Gus Dur , tapi setidaknya yang terpenting dan harus anda ketahui, Gus Dur punya alasan kenapa dia dekat dengan Yahudi. Berikut ini alasan Gus Dur dekat Yahudi yang dikutip merdeka.com dari berbagai sumber:

1. Tertarik dengan dunia intelektual Yahudi

Merdeka.com - Setelah kuliah di Al-Azhar, Kairo, Mesir, Gus Dur kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum dan Sastra Universitas Baghdad, Irak kurang lebih selama 4 tahun. Di sana cucu pendiri NU Hasyim Asyari itu mempelajari dunia intelektual Yahudi lebih dalam dibanding buku bacaan dan informasi yang dia peroleh.

Seperti dituturkan Mahfudz Ridwan dalam buku: Satu jam lebih dekat dengan 11 tokoh paling inspiratif di Indonesia. Mahfudz merupakan teman Gus Dur sewaktu kuliah di Baghdad. Menurut dia, Gus Dur mendapat sparing partner diskusi tepat, yakni Ramin, seorang keturunan minoritas Yahudi di Irak.

Ramin adalah seorang Jurnalis yang melakukan pekerjaan tambahan di toko pakaian. Keduanya klop karena Ramin seorang pemikir liberal dan terbuka. Gus Dur mendalami pemikiran Ramin tentang politik Yahudi

http://www.merdeka.com/peristiwa/mengapa-gus-dur-dekat-dengan-yahudi/tertarik-dengan-dunia-intelektual-yahudi.html

2. Gus Dur tetarik kenapa Yahudi bisa pengaruhi Amerika dan dunia

 

Merdeka.com - Gus Dur juga menunjukkan minatnya mempelajari cara Yahudi mampu mempengaruhi Amerika dan Dunia sampai kini. Untuk mempelajari itu, Gus Dur bahkan sampai mempelajari sisi budaya Kabbala, sebuah tradisi mistik Yahudi.

Menurut Gus Dur , seperti diceritakan Mahfudz Ridwan (teman Gus Dur waktu di Baghdad), solidaritas Yahudi di dunia sangat kuat dan militan sehingga mampu menguasai dunia.

Apalagi, merujuk firman Tuhan dalam sejumlah kitab, yang mengutuk Yahudi atau menempatkan bangsa Yahudi sebagai bangsa yang ingkar kepada Tuhan. Stigma itulah yang menyebabkan Yahudi ingin menunjukkan pengaruhnya kepada dunia serta diakui oleh bangsa lain.

Oleh karena itu Yahudi selalu berkonsolidasi baik secara ekonomi dan politik untuk mempengaruhi dunia. Caranya? Lobi dan bantuan finansial yang diberikan kepada bangsa lain.

Gus Dur melihat Yahudi sebagai kekuatan besar yang mesti dipertimbangkan. "Kita mesti belajar dari semangat orang-orang Yahudi," kata Mahfudz menirukan Gus Dur .

http://www.merdeka.com/peristiwa/mengapa-gus-dur-dekat-dengan-yahudi/gus-dur-tetarik-kenapa-yahudi-bisa-pengaruhi-amerika-dan-dunia.html

3. Gus Dur aktif di Yayasan Simon Peres

Merdeka.com - Upaya membuka komunikasi dengan Israel ini dilakukan Gus Dur ketika menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Waktu itu dia aktif di Yayasan Simon Peres yang berorientasi pada perdamaian dunia. Cita-cita Gus Dur ini ingin diteruskan ketika menjabat sebagai presiden.

Gus Dur ingin mengirim ribuan sarjana ke Israel untuk mempelajari tata pemerintahan, politik, ekonomi dan pertanian Yahudi yang jauh lebih maju dibanding Indonesia. Sayang langkah ini belum terwujud. Langkah itu terus diperjuangkan Gus Dur meski sadar banyak yang protes, mencaci atau menghujat.

http://www.merdeka.com/peristiwa/mengapa-gus-dur-dekat-dengan-yahudi/gus-dur-aktif-di-yayasan-simon-peres.html

4. Gus Dur diundang untuk perdamaian Israel-Yordania

Merdeka.com - Pada tahun 1994 Gus Dur dan beberapa orang temannya diundang oleh Perdana Menteri Israel, Yitzhak Rabin, untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian damai antara Israel dan Yordania.

Dalam buku berjudul Damai Bersama Gus Dur , Djohan Effendi menulis bahwa ketika berkunjung ke Israel Gus Dur menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah warga Israel baik dari kalangan orang-orang Yahudi maupun kalangan orang-orang Arab Muslim dan Kristen.

Gus Dur merasakan adanya hasrat damai yang kuat dari warga Israel, bahkan mereka mengatakan kepada almarhum Gus Dur: "Hanya mereka yang berada dalam keadaan perang yang bisa merasakan apa makna kata damai".

Setelah mendengar curahan hati rakyat Israel ini Gus Dur menjadi tersentuh dan tergerak nuraninya untuk mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina secara jujur dan adil dengan mengedepankan win-win solution.

Dalam artikel berjudul "RI Dilamar Jadi Mediator Konflik Palestina Israel," Derek Manangka menulis bahwa Indonesia dan Israel telah membuka komunikasi informal jauh sebelum Gus Dur berkunjung ke Israel, yakni melalui kunjungan tidak resmi Perdana Menteri (PM) Yitzhak Rabin ke kediaman pribadi Presiden RI kedua, Muhammad Soeharto, di jalan Cendana, Jakarta, pada bulan Oktober 1992.

Kunjungan ini bertujuan meminta jasa baik Indonesia sebagai pemimpin Gerakan Non-Blok (GNB) untuk menjembatani konflik Palestina Israel. Tiga hari pasca-pertemuan antara PM Rabin dengan Presiden Soeharto, Gus Dur pun menanggapi pertemuan kontroversial tersebut dengan memberikan komentar yang meskipun datar namun tetap kritis.

"Tidak ada demonstrasi. Di kampung-kampung, masjid-masjid, semuanya tenang-tenang saja. Memang ada yang marah-marah tetapi kita lihatlah bagaimana reaksi masyarakat selanjutnya," ujar Gus Dur kepada jurnalis stasiun televisi British Broadcasting Channel (BBC) di Indonesia (Wawancara, 18-10-1993).

http://www.merdeka.com/peristiwa/mengapa-gus-dur-dekat-dengan-yahudi/gus-dur-diundang-untuk-perdamaian-israel-yordania.html

 

In Christ's Love
Rev. Hans

"Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! (Kisah Para Rasul 18:9b).
Baca Terusannya »»  

Wednesday, December 4, 2013

Makin Bercahaya dengan Makan Buah dan Sayuran

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
 
 
Makin Bercahaya dengan Makan Buah dan Sayuran
Rabu, 04 Desember 2013 - 18:45 WIB
: 333


(Dok/bloghavoc.com)
Makan dua atau tiga porsi buah setiap hari dapat membuat perbedaan dalam penampilan Anda, menurut studi.
Makan ekstra buah dan sayuran tiap hari dapat membuat Anda lebih menarik.

JAKARTA – Makan lima porsi buah dan sayuran setiap hari tak cuma baik untuk kesehatan. Cara ini juga dapat menyehatkan kehidupan cinta Anda.

Riset menunjukkan makan banyak sayuran dan buah membuat orang-orang tampak bercahaya keemasan dan tampil lebih menarik. Para peneliti yakin kulit yang bercahaya kekuningan itu berasal dari kesehatan yang baik. Makan buah dan sayuran juga dapat menjauhkan Anda dari berbagai infeksi.

Mereka yang sulit menyantap makanan hijau mungkin bisa lega mengetahui bahwa hanya satu atau dua ekstra porsi buah dan sayuran setiap hari juga benar-benar dapat membawa perbedaan, seperti dilaporkan Daily Mail, Rabu (4/12).

Temuan ini datang dari peneliti York, St Andrews, dan Cambridge University di Inggris, yang mempelajari foto 20 pria dan perempuan yang telah diatur dalam empat bagian.

Yang pertama adalah foto seseorang dengan wajah bercahaya keemasan karena makan banyak buah dan sayuran dan kedua wajah orang dengan kulit kurang sehat yang makan sedikit sayuran hijau. Yang ketiga dan keempat adalah wajah mereka dengan kulit yang sangat kontras dengan pencahayaan abstrak sehingga mereka tidak bisa dikenali sebagai  manusia.

Kemudian, para partisipan dinilai berdasarkan peringkat daya tarik berdasarkan fotonya.

Studi menemukan, warna keemasan dari kulit wajah dinilai lebih menarik. Temuan ini menunjukkan ada sesuatu yang istimewa dari kulit seseorang.

Peneliti York University, Carmen Lefevre, mengatakan: "Ini dapat digunakan untuk menilai orang lain sehat dengan cepat, atau yang lebih penging, untuk orang yang mungkin tidak sehat."

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa warna keemasan dari mereka yang makan sayuran hijau berasal dari senyawa kimia dari tumbuhan yang disebut karotenoid, zat pigmen kuning, oranye, dan merah dalam buah dan sayuran. Ketika masuk dalam tubuh dan mencapai kulit, zat ini terlihat dengan mata telanjang seperti warna keemasan.

Karotenoid meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Meskipun sering dikaitkan dengan wortel, senyawa ini juga ditemukan dalam buah dan sayuran hijau. Bahkan, kata peneliti, mengasup sedikit karotenoid dapat membuat perbedaan.

Dr Lefevre yang meneliti makan lima porsi buah dan sayuran setiap hari mengatakan, "Temuan lain menunjukkan bahwa makan satu atau dua porsi benar-benar membuat penampilan berbeda, meski hanya dalam empat pekan."

Temuan yang dilaporkan dalam jurnal Biology Letters yang diterbitkan Royal Society ini juga dapat menjelaskan mengapa warna cokelat karena berjemur atau tan sering digambarkan sebagai cahaya yang sehat.

Para peneliti mengatakan, "beberapa penelitian di lab kami menunjukkan bahwa orang lebih senang kulitnya cokelat terbakar daripada tidak tan."

Namun, mereka lebih senang memiliki kulit bercahaya dari karotenoid daripada tan karena berjemur.

"Makan lebih banyak buah lebih baik daripada berjemur di sinar matahari," kata Dr Lefevre yang menyarankan Anda untuk makan berbagai jenis buah dan sayuran untuk mendapat lebih banyak keuntungan.
Sumber : Daily Mail
In Christ's Love
Rev. Hans

"Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! (Kisah Para Rasul 18:9b).
Baca Terusannya »»  

Berita Terkini

« »
« »
« »
Get this widget

My Blog List

Komentar