Tulisan Jalan

Hidupku untuk mengharumkan nama-MU Jangan bersukcita ketika engkau berhasil dalam pelayanan, tetapi bersukcitalah karena namamu tercatat di Surga

Kau istimewa. Di seluruh dunia, tidak ada orang yang sepertimu. Sejak bumi diciptakan tidak ada orang lain yang sepertimu. Tidak ada orang lain yang memiliki senyummu, tidak ada yang memiliki matamu, hidungmu, rambutmu, tanganmu, suaramu. Kau istimewa. Tidak ada orang lain yang memiliki tulisan yang sama denganmu. Tidak ada orang lain yang memiliki selera akan makanan, pakaian, musik, atau seni sepertimu. Tidak ada orang lain yang memiliki cara pandang sepertimu. Sepanjang masa tidak ada orang lain yang tertawa sepertimu, tidak ada yang menangis sepertimu. Kaulah satu di antara seluruh ciptaan yang memiliki kemampuan seperti yang kau miliki. sampai selamanya, tidak akan ada orang yang akan pernah melihat, berbicara, berjalan, berpikir, atau bertindak seperti dirimu. Kau istimewa...kau langka. Tuhan telah menjadikanmu istimewa dengan satu tujuan yaitu MEMULIAKAN DIA

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Kabar Baik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Baik. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Maret 2013

“NYENYAK” TIDUR DI GEREJA

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Masing-masing orang tentu memiliki motivasi yang berbeda ketika mereka
hendak beribadah di gereja. Tetapi saya percaya bahwa di antara sekian
banyak motivasi, motivasi utama adalah untuk memuliakan Tuhan. Ketika
seseorang sungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk berjumpa dengan
Tuhan lewat ibadah, maka orang tersebut akan dapat menikmati
persekutuan dengan Tuhan, baik itu lewat doa, pujian dan Firman Tuhan
yang disampaikan hamba Tuhan. Ketika orang memiliki persiapan yang
sungguh-sungguh maka dia akan pulang dengan membawa sukacita dan
berkat-berkat dari Tuhan karena dia dapat mengalami perjumpaan dengan
Tuhan lewat ibadah. Orang seperti ini akan seperti ranting yang
menghasilkan buah-buah yang dikehendaki dan menyenangkan hati Tuhan.

Namun sangat menyedihkan ketika kita mengikuti ibadah tanpa persiapan
hati untuk berjumpa dengan Tuhan. Beberapa minggu ini saya mengamati
beberapa kejadian ketika jemaat mengikuti ibadah di gereja. Banyak
jemaat yang memiliki kebiasaan memindahkan tempat tidur di gereja, dan
sungguh aneh ketika di rumah tidak bisa tidur, tetapi ketika di gereja
begitu mudah untuk tertidur. Tidak menutup kemungkinan kejadian ini
terjadi di banyak gereja. Dan yang lebih menyedihkan lagi, seperti
yang saya lihat di satu gereja, orang-orang yang menyebut diri calon
hamba Tuhan dengan mudahnya tertidur di gereja sampai jemaat
geleng-geleng kepala melihatnya. Seharusnya mereka menjadi contoh bagi
jemaat, tetapi mereka malah menjadi batu sandungan.

Sebagai ranting, bagaimana mau menghasilkan buah kalau tiap ibadah
tertidur nyenyak di gereja. Firman Tuhan mengatakan: Akulah pokok
anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam
Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu
tidak dapat berbuat apa-apa. (Yohanes 15:5). Pertanyaannya: bagaimana
mau berbuah banyak, kalau ibadah saja dianggap remeh, bagaimana mau
berbuah banyak kalau ibadah hanya rutinitas tanpa mengalami perjumpaan
atau menyatu dengan pokok anggur itu. Pada akhirnya yang terjadi
adalah ranting itu mati karena tidak mendapat makanan dari pokok
anggur. Kalau ranting tidak mendapat suplai makanan pada akhirnya ia
akan mati, kalau sudah mati yang terjadi adalah seperti yang dikatakan
firman Tuhan: ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering,
kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar
(Yohanes 15:6). Marilah kita mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh
ketika kita mau beribadah, sehingga kita sungguh menghasilkan
buah-buah yang menyenagkan hati Tuhan. By: Adrianus Pasasa
Baca Terusannya »»  

Selasa, 26 Februari 2013

Ahok saksi Kristus!

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Selasa, 26/02/2013 15:32 WIB
4 Kabar Gembira dari Jokowi-Ahok
Niken Widya Yunita - detikNews

Jakarta - Jakarta mendapat banyak perubahan setelah Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) dan Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memimpin. Bukan hanya masyarakat berada, wong cilik juga dapat menikmati hasil kerja dari dua pemimpin ini.

Berikut rangkuman kabar gembira yang disampaikan baik Jokowi-Ahok akhir-akhir ini, seperti dirangkum detikcom, Selasa (26/2/2013):
Asuransi Kesehatan Gratis
Warga Jakarta akan mendapat asuransi kesehatan gratis. Dalam waktu dekat Pemprov DKI Jakarta akan tanda tangani naskah kerjasama dengan PT Asuransi Kesehatan untuk pengadaan asuransi tersebut.

"Akan kita tanda tangan 1 Maret 2013. Teknisnya kita ikutin seperti BPJS, cuma uangnya nggak diserahkan ke dia (PT Askes -red), kita yang mengelola. Nanti seluruh orang Indonesia itu punya asuransi. Itu amanat UU 24/2012 tentang BPJS," ujar Ahok di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/2/2013).

Uji coba program ini akan dilakukan di Jakarta dulu. Fokus uji coba untuk memastikan bahwa polis senilai Rp 23 ribu per orang per bulan cukup sudah cukup atau sebaliknya.

Memang nilainya terhitung kecil, namun itu kenaikan siginifikan dari Rp 15.500 per orang per bulan yang Kemenkeu serahkan ke PT Askes.

"Kita kan menghitungnya Rp 23 ribu. Uangnya kita yang pegang, tapi seolah-olah PT Askes yang kelola uang itu. Cukup atau tidak, nanti kita evaluasi," papar Ahok.

Ahok mengatakan, kalau nanti uji coba di Jakarta berhasil nanti di seluruh wilayah Indonesia akan berhasil pula.

"Jadi sekarang tinggal menunggu Rumah Sakit swasta apakah akan ikut berpartisipasi. Kan tahu sendiri alat-alat kesehatan di Jakarta paling canggih. Intinya kita ingin mencoba," ujarnya.
Juru Parkir akan Mendapat Gaji Tetap
Jokowi dan Ahok memberikan perhatian pada juru parkir yang selama ini tersebar liar di segala penjuru Jakarta. Para juru parkir tersebut akan diberi gaji tetap.

"Ada aspek teknis dan sosial. Yang biasa malak-malak kita seleksi untuk menjadi pekerja dan mereka akan menerima gaji. Mereka mendapatkan gaji dari pengelola parkir," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono.

Pristono menyampaikan hal tersebut usai bertemu dengan Ahok di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2013).

Juru parkir yang masih tidak disiplin dan memalak akan ditertibkan dan diberi teguran melalui perusahaan pengelolanya. Pristono menambahkan, ada sistem bonus untuk juru parkir, kelak. Bonus tersebut diharapkan menstimulus kedisiplinan juru parkir dalam menggunakan karcis.

"Parkir on the street (jalanan) akan selalu menggunakan karcis. Kalau bisa, ada bonusnya bagi orang yang melakukan pembayaran dengan karcis. Juru parkirnya diberikan bonus, pengguna parkir juga," ucap Pristono.
Layar Reklame LED Murah Bahkan Gratis
Ahok akan meminimalkan biaya bahkan menggratiskan iklan untuk warga ataupun kampanye parpol yang kantongnya tipis. Iklan akan berbentuk layar LED raksasa dan diletakkan di ruang publik atau jalan-jalan.

"Orang mau kampanye tidak keluar biaya. Siapkan saja production house, mau ngomong apa, berapa menit, kita pasangin gratis," kata Ahok di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2012).

Rencana ini disebut mirip dengan tayangan iklan televisi pada umumnya.

"Untuk LED-nya kami yang sediakan, kamu mau ngiklan pasang ke kami. Bayarnya per detik tapi lebih murah dari televisi," tutur Ahok.

Ahok sendiri mengaku pemerintah provinsi DKI Jakarta sudah siap dengan rencana ini. Sejumlah perusahaan pun akan dimintai bantuan untuk jaringan serat optiknya.

"Sudah siap kan kita. Ada 5 sampai 6 perusahaan yang punya fiber optic, todongin saja suruh mereka nyambungin ke bisnis ini kan," ucap Ahok.

Pemasangan LED ini direncanakan akan dilakukan di bus, halte, dan gedung-gedung. Sehingga billboard atau baliho bisa diminimalisir dan memberikan pemandangan yang lebih bersahabat.

"Di bus boleh, di halte boleh, dan di gedung-gedung boleh. Jadi tidak ada lagi billboard di jalanan, rapi," ucap Ahok.

Dengan pemasangan LED ini, Ahok akan mencabut baliho atau billboard yang besar setelah perizinannya habis. Ia juga menginstruksikan tidak ada lagi perizinan baru untuk baliho atau billboard berukuran besar.

"Kemarin pun saya sudah instruksikan, tidak ada lagi disambung dan yang lelang. Kalau sudah selesai kontraknya, tidak sambung lagi. Makanya kita sudah hentikan lelang.

Tapi kan kecil-kecil masih ada, tapi yang gede-gede tidak boleh lagi. Kita nggak bisa cabut langsung, kan mereka sudah bayar pajak. Kalau dia tahun depan selesai, ya," tutup Ahok.
PKL Kota Tua Menjadi Elite
Kota Tua di kawasan Museum Fatahillah segera dipercantik. Pedagang kaki lima (PKL)-nya pun juga akan ikut dirapikan.

"Bapak kan sudah sepakat siapa saja yang pedagang di situ yang bukan musiman. Percaya kepada kami, Kota Tua kami jadikan Bapak PKL yang elite," kata Ahok.

Ahok mengatakan itu dalam pertemuan dengan perwakilan pedagang dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM DKI Jakarta Ratna Ningsih di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/2/2013).

Menurut Ahok, aliran listrik setelah PKL Kota Tua ditata akan menjadi resmi. Bahkan juga tidak akan ada pungli "Semua bayar resmi, langsung autodebit ke Bank DKI," kata Ahok.

Enaknya lagi, lanjut Ahok, sistem berdagang di Kota Tua dapat dilakukan turun temurun.

"Nanti ya Pak, sistem dagang di sini bisa diturunin ke anaknya. Selama anak Bapak mau nerusin melanjutkan usaha itu bisa. Nanti dibuatin kartu, dan ada fotonya. Jadi orang lain nggak bisa ganti-ganti. Saya tahu kenapa orang pada ngotot mau ambil jatah, nanti kan bisa dijual itu, diduitin. Berani curi atau jual barang Pemda kita penjarain, berantem-berantem saja sekalian," papar Ahok.

Menurut Ahok, sedikitnya 260 pedagang bisa berdagang di Kota Tua.

"Sisanya bisa dagang di tempat lain. Kalau tetap ngotot minta 700 gelar saja di situ, di tanah lapang. Nanti kita sediakan. Nanti, kalau perlu tiap minggu saya kasih musik dangdut, kan senang tuh gelar-gelar gitu nggak ditata sama kita," kata Ahok sambil tertawa. Suasana rapat berlangsung cair.
(nik/nwk).

*********************
Maju trus pak Ahok, jadi garam dan terang bagi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus!!!


--
In Christ's Love
Hans
"Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam! (Kisah Para Rasul 18:9b).
Baca Terusannya »»  

Berita Terkini

« »
« »
« »
Get this widget

Daftar Blog Saya

Komentar