Tulisan Jalan

Hidupku untuk mengharumkan nama-MU Jangan bersukcita ketika engkau berhasil dalam pelayanan, tetapi bersukcitalah karena namamu tercatat di Surga

Kau istimewa. Di seluruh dunia, tidak ada orang yang sepertimu. Sejak bumi diciptakan tidak ada orang lain yang sepertimu. Tidak ada orang lain yang memiliki senyummu, tidak ada yang memiliki matamu, hidungmu, rambutmu, tanganmu, suaramu. Kau istimewa. Tidak ada orang lain yang memiliki tulisan yang sama denganmu. Tidak ada orang lain yang memiliki selera akan makanan, pakaian, musik, atau seni sepertimu. Tidak ada orang lain yang memiliki cara pandang sepertimu. Sepanjang masa tidak ada orang lain yang tertawa sepertimu, tidak ada yang menangis sepertimu. Kaulah satu di antara seluruh ciptaan yang memiliki kemampuan seperti yang kau miliki. sampai selamanya, tidak akan ada orang yang akan pernah melihat, berbicara, berjalan, berpikir, atau bertindak seperti dirimu. Kau istimewa...kau langka. Tuhan telah menjadikanmu istimewa dengan satu tujuan yaitu MEMULIAKAN DIA

Cari Blog Ini

Selasa, 22 Mei 2012

Mempertahankan Iman ditengah Tawaran Dunia

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Nats: Matius 6:25-34; 13:44-45; Kejadian 25:30-35
Ibadah: MPP (Malam Pujian dan Penyembahan), Selasa, 22 Mei 2012
Oleh: Adrianus Pasasa, M.A

Dalam menghadapi kehidupan ini, terkadang kita diperhadapkan pada
berbagai pilihan hidup. Keadaanlah yang seringkali membawa kita pada
pilihan-pilihan tersebut. Keadaan itu dapat berupa kebutuhan hidup
(ekonomi), jabatan, tawaran hidup yang lebih enak, tawaran kenyamanan
hidup, dan lain sebagainya.
Pada saat kita diperhadapkan pada tawaran-tawaran tersebut, ada dua
kemungkinan pilihan yang akan kita ambil yaitu: tetap bertahan
ditengah persoalan dan yang kedua tergoda untuk mengikuti tawaran
dunia. Jika kita tidak mawas diri/waspada, maka tidak menutup
kemungkinan kita bias salah memilih. Pilihan yang diambil membuat kita
semakin jauh dari Tuhan yang dapat berujung pada meninggalkan iman
yang selama ini menjadi keyakinan kita.

Bagaimana sikap kita dalam menghadapai tawaran-tawaran dunia, supaya
kita tidak salah memilih?

Ada dua hal yang perlu kita perhatikan:
1. Masalah kekuatiran,
masalah ini yang menjadi musuh utama umat manusia. Dalam bacaan hari
ini, Tuhan Yesus tau benar bahwa manusia sering kuatir. Kekuatiran
telah membuat orang percaya meragukan kuasa Tuhan. Para ahli jiwa tahu
bahwa kekuatiran dapat menkan jiwa berjuta-juta orang akibatnya orang
tidak bias tidur, muncul penyakit macam-macam. Tuhan Yesus mengatakan
bahwa hal besar (penting) Tuhan telah buat, apalagi hal kecil pastilah
Tuhan dapat melakukan itu. Kehidupan dan tubuh adalah hal besar
(penting), kalau Tuhan telah member kehidupan kepada kita (hal besar),
pastilah Tuhan memelihara kehidupan itu dengan makanan (hal kecil),
kalau Tuhan sudah member suatu tubuh kepada kita (hal besar), pastilah
Tuhan member pakaian untuk tubuh itu (hal kecil).

Dengan kekuatiran dan kegelisahan kehidupan manusia tidak bias
diperpanjang, menurut ilmu kedokteran kekuatiran justru memakan
kesehatan dan memperpendek kehidupan. Kuncinya adalah carilah dahulu
kerajaan Allah. Kerajaan Allah berarti menempatkan sungguh-sungguh
kepemimpinan dan kuasa/otoritas Allah dinyatakan melalui kehidupan
kita. Mencari kebenaran Allah, berarti berusaha mentaati perintah
Allah/memiliki kebenaran Kristus (Yoh 14:6), tetap terpisah dari dunia
dengan kata lain tidak mengikuti kebenaran dunia.

2. Harga sebuah keselamatan,
Hal keselamatan adalah sesuatu yang tak ternilai harganya, setelah
kita lahir baru/percaya dan menerima Yesus sebagai satu-satunya
Juruselamat kita, berarti pada saat itu kita telah menjadi anak-anak
Allah (Roma 8:14), anak-anak Allah adalah ahli waris kerajaan, berhak
menerima janji-janji Allah (Roma 8:16-17). Karena begitu berharganya
nilai suatu keselamatan, jangan kita remehkan keselamatan (kasih
karunia Tuhan) itu, dan menukarkannya dengan kenikmatan yang
ditawarkan dunia (Ibrani 12:16), Esau menggap remeh hak ksulungannya
dan menukarkan dengan semangkok kacang merah (Kej. 25:30-35),
akibatnya berkat yang harusnya dia terima, tidak dia terima.

Hal kerajaan Surga (keselamatan ) tak ternilai harganya (Matius
13:44-45), kerajaan Surga itu seperti mutiara yang dipendam di lading,
setelah menemukan mutiara itu, ia menjual seluruh hartanya untuk
membeli mutiara itu.

Dua hal inilah yang akan menolong kita untuk tetap memiliki iman yang
teguh di tengah-tengah gempuran taearan dunia yang menggiurkan itu.
Seburuk apapun hal yang kita hadapai dalam kehidupan ini, jangan kita
jatuh dalam hal kekuatiran, baik itu masalah kebutuhan sehari-hari,
maupun masalah-masalah yang lain, karena Tuhan yang kita percaya
adalah pemilik segala isi dunia ini, Dia tau apa yang menjadi
kebutuhan kita.

Demikian juga dengan iman yang kita miliki, jangan kita jual atau
gadaikan karena desakan kebutuhan, atau karena persoalan-persoalan
yang menekan. Ingat bahwa iman itulah yang telah membawa kita pada
janji keselamatan yang tak ternilai harganya. Keselamatan itu telah
diberikan kepada kita dengan Cuma-Cuma lewat pengorbanan yang luar
biasa yang tidak satu pun manusia dapat melakukannya, tetapi Tuhan
sendiri yang telah mengorbankan dirinya di kayu salib untuk menebus
dosa-dosa kita. Marilah kita memulai hari-hari kita dengan mencari
kehendak-Nya,"carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka
semuannya itu akan ditambahkan kepadamu", Amin.

Tidak ada komentar:

Berita Terkini

« »
« »
« »
Get this widget

Daftar Blog Saya

Komentar