Tulisan Jalan

Hidupku untuk mengharumkan nama-MU Jangan bersukcita ketika engkau berhasil dalam pelayanan, tetapi bersukcitalah karena namamu tercatat di Surga

Kau istimewa. Di seluruh dunia, tidak ada orang yang sepertimu. Sejak bumi diciptakan tidak ada orang lain yang sepertimu. Tidak ada orang lain yang memiliki senyummu, tidak ada yang memiliki matamu, hidungmu, rambutmu, tanganmu, suaramu. Kau istimewa. Tidak ada orang lain yang memiliki tulisan yang sama denganmu. Tidak ada orang lain yang memiliki selera akan makanan, pakaian, musik, atau seni sepertimu. Tidak ada orang lain yang memiliki cara pandang sepertimu. Sepanjang masa tidak ada orang lain yang tertawa sepertimu, tidak ada yang menangis sepertimu. Kaulah satu di antara seluruh ciptaan yang memiliki kemampuan seperti yang kau miliki. sampai selamanya, tidak akan ada orang yang akan pernah melihat, berbicara, berjalan, berpikir, atau bertindak seperti dirimu. Kau istimewa...kau langka. Tuhan telah menjadikanmu istimewa dengan satu tujuan yaitu MEMULIAKAN DIA

Cari Blog Ini

Kamis, 05 Juli 2012

KEKUATAN SEORANG MURID

***Firman-Mu adalah Pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku***
Nats: Lukas 9:1-6; 10:1-12
Ibadah: Malam Pujian dan Penyembahan (MPP Palalangon), Selasa: 3 Juli 2012
Oleh: Adrianus Pasasa, M.A

Dalam sistim birokrasi pemerintahan ada pemimpin dan ada bawahan.
Seorang pemimpin dapat mendelegasikan atau memberi mandat kepada
bawahannya untuk melakukan suatu tugas. Mandat yang diberikan oleh
pimpinan biasanya disertai dengan surat kuasa yang akan memberikan
wewenang kepada bawahannya supaya tugas yang diperintahkan dapat
dijalankan tanpa dihalangi oleh orang lain. orang yang diberi wewenang
oleh pimpinannya sebelum menjalankan tugas, terlebih dahulu mereka
dibekali supaya tugas yang akan diembannya dapat terlaksana sesuai
dengan perintah atasannya.
Dalam pembacaan kita pada hari ini, Tuhan Yesus dalam mengutus kedua
belas murid-Nya, telah membekali mereka dengan memberi tenaga dan
kuasa. Mengapa Tuhan Yesus membekali mereka dengan tenaga dan kuasa?
Kenapa bukan bekal dalam perjalanan!

TENAGA: Menurut KBBI tenaga adalah daya atau kekuatan yang dapat
menggerakkan sesuatu. Tuhan Yesus memberikan tenaga supaya para murid
memiliki daya atau kekuatan untuk menggerakkan pemberitaan Injil
(memberitakan Kerajaan Allah), kabar baik tentang keselamatan dari
Allah. Lukas 10:9, dan sembuhkanlah orang-orang yang ada disitu dan
katakanlah kepada mereka bahwa Kerajaan Allah sudah dekat padamu.
Proses pemberitaan Kerajaan Allah bukanlah hal yang mudah dan akan
mengalami banyak tantangan, tetapi dengan tenaga yang diberikan Tuhan
Yesus tantangan dan persoalan bukan lagi menjadi penghambat bagi
proses pemberitaan Kerajaan Allah. Tenaga itu akan menjadi kekuatan
yang selalu mendorong para murid untuk terus menyampaikan Injil
Kerajaan Allah.

KUASA: menurut KBBI Kuasa adalah kemampuan atau kesanggupan untuk
berbuat sesuatu, diberi wewenang untuk berbuat sesuatu. Tuhan Yesus
memberikan kuasa kepada para murid-Nya supaya mereka memiliki
kemampuan, kesanggupan, wewenang untuk menguasai setan-setan dan
menyembuhkan penyakit-penyakit. Melalui berbagai cara Setan selalu
berusaha untuk menyesatkan manusia, tetapi dengan kuasa yang diberikan
Tuhan Yesus setan itu tidak punya kemampuan lagi untuk menguasai
murid-Nya, justru sebaliknya setan-setan itu dibawah kekuasaan
murid-Nya. Demikian juga dengan sakit penyakit akan dipulihkan oleh
para murid dengan kuasa yang telah diberikan oleh Tuhan Yesus. Dalam
Lukas 10:19 Tuhan Yesus juga memberikan kuasa untuk menginjak ular dan
kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh. Tenaga dan kuasa
yang diberikan oleh Tuhan Yesus, itulah yang akan memampukan seorang
murid dalam menjalankan tugas panggilannya.

SYARAT SEORANG YANG DIUTUS (Lukas 10:4-11)
Tuhan Yesus memberikan persyaratan kepada para murid-Nya yang akan
diutus yaitu: jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa
tongkat atau bekal, roti atau uang, dua helai baju. Syarat seorang
utusan hanya boleh menaruh pengharapan kepada pengutusnya yaitu Tuhan
Yesus, tidak mengandalkan kekuatan sendiri dan tidak menaruh
pengharapannya kepada kekuatan manusia. Tuhan Yesus adalah sumber
kebutuhan yang akan mencukupi apa yang diperlukan oleh orang yang
diutus-Nya. Tuhan Yesus mengatakan kalau kamu diterima dalam suatu
rumah, tinggalah disitu sampai kamu berangkat dari situ, kalau kamu
ditolak keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu
sebagai peringatan kepada mereka ( Luk 10:5-11; Kis 13:51). Tuhan
dapat memakai siapa saja dan apa saja untuk menolong orang yang akan
diutusnya. Jadi intinya seorang yang diutus pasti kebutuhannya akan
selalu dicukupi oleh pengutus-Nya.

DIUTUS KE MANA?
Setelah dibekali dengan tenaga dan kuasa dan sudah memahami
persyaratan-persyaratan, pertanyaan selanjutnya akan diutus ke mana?
Dalam Lukas 10:3, TUhan Yesus katakan akan diutus ke tengah-tengah
serigala. Walaupun diutus ke medan yang berat, tetap ingat bahwa
seorang utusan hanya bersandar sepenuhnya kepada pengutusnya, bukan
bersandar setengah hati. Ingat bahwa sebelum diutus sudah diberi
tenaga dan kuasa untuk mengalahkan musuh baik setan-setan,
penyakit-penyakit, maupun kekuatan-kekuatan musuh yang lainnya. Jadi
kemanapun diutus, bukanlah suatu persoalan atau masalah karena seorang
pengutus tidak pernah salah mengutus. Jika diutus ketempat yang
menurut pandangan manusia tidak menguntungkan, tetapi menurut
pandangan Sang Pengutus, Dia telah merancangkan sesuatu yang baik bagi
tempat itu. Intinya seorang utusan setia saja pada rancangan Sang
Pengutus.

BAGAIMANA HASILNYA?
Murid yang taat dan setia menjalankan apa yang diamanatkan oleh
pengutusnya akan menuai hasilnya, dalam pembacaan kita hari ini dapat
kita lihat bukti-buktinya: mereka memiliki kemampuan untuk
memberitakan Injil di berbagai tempat, mereka mengelilingi
semua/segala desa untuk memberitakan Injil. Mereka memiliki kemampuan
untuk menyembuhkan penyakit, mereka menyembuhkan orang sakit di segala
tempat. Mereka memiliki kemampuan untuk menguasai setan-setan,
setan-setan takluk karena nama Yesus (Luk 10:17). Satu pesan Tuhan
Yesus (Luk 10:20), jangan bersukacita karena berhasil dalam
pelayananmu, tetapi bersukacitalah karena namamu tercatat di Surga.

Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus, yakin dan percayalah bahwa ke mana
pun kita pergi diutus oleh Tuhan, jangan pernah takut dan kuatir
karena kita telah diperlengkapi dengan tenaga dan kuasa. Hal inilah
yang akan memampukan kita sebagai seorang murid untuk terus berkarya
bagi kemuliaan nama-Nya. Amin

Tidak ada komentar:

Berita Terkini

« »
« »
« »
Get this widget

Daftar Blog Saya

Komentar